
Persiapan Championship TP2DD 2026, Bapenda Samarinda Perkuat Sinergi dan Dokumentasi Digital Bersama Bank Indonesia
Oleh Bidang Perencanaan & Sistem Informasi
Galeri Dokumentasi
3 Foto


SAMARINDA – Menyongsong perhelatan Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda melakukan langkah proaktif melalui Forum Group Discussion (FGD) bersama Bank Indonesia. Pertemuan ini bertujuan untuk membedah aspek penilaian yang mencakup Proses, Output, dan Outcome guna memastikan kesiapan data pendukung yang akuntabel.
Optimalisasi Aspek Proses dan HLM
Dalam koordinasi tersebut, terungkap bahwa Kota Samarinda telah mencapai target maksimal pelaksanaan High Level Meeting (HLM) sebanyak 6 kali dalam setahun (4 kali HLM diselenggarakan oleh Bapenda Kota Samarinda, 2 kali HLM diselenggarakan oleh Bapenda Provinsi Kaltim). Namun, ditekankan pentingnya kualitas dokumentasi yang memadai, di mana notulen harus memuat detail pimpinan rapat, arahan strategis, hingga tindak lanjut nyata seperti surat edaran atau perjanjian kinerja. Inovasi Layanan dan Literasi Masyarakat
Bapenda juga menyoroti pentingnya mendokumentasikan setiap inovasi pembayaran non-tunai sebagai bagian dari literasi masyarakat.
Strategi Program Unggulan
Terdapat beberapa kandidat program unggulan yang sedang dipersiapkan, di antaranya integrasi sistem retribusi lintas OPD serta pengembangan aplikasi e-BPHTB. Fokus utama dalam narasi program unggulan ini adalah menunjukkan perbandingan kondisi sebelum dan sesudah inovasi guna meraih poin maksimal pada aspek outcome. Langkah Tindak Lanjut
Sebagai langkah konkret pasca-koordinasi, Bapenda Samarinda akan fokus pada penguatan publikasi digital untuk seluruh kegiatan Satgas P2DD. Hal ini mencakup pengunggahan berita kegiatan secara berkala di website resmi sebagai bukti autentik pelaksanaan program di lapangan.
Sinergi berkelanjutan antara Bapenda Samarinda dan Bank Indonesia diharapkan dapat membawa Kota Samarinda meraih prestasi terbaik dalam ajang Championship TP2DD 2026, sekaligus mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin modern dan terdigitalisasi.

