
Sinergi Transformasi Ekonomi, Bapenda Samarinda Simak Arahan Presiden dan Menko Perekonomian dalam Rakornas P2DD
Oleh Bidang Perencanaan & Sistem Informasi
Galeri Dokumentasi
3 Foto


SAMARINDA – Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda turut berpartisipasi aktif dalam agenda strategis nasional melalui sesi nonton bareng (Nobar) Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024 yang dirangkai dengan pelaksanaan Rakornas P2DD. Kegiatan yang berlangsung pada 29 November 2025 ini diikuti secara daring melalui Zoom dan YouTube Live oleh Kepala Bapenda Kota Samarinda, Bapak Cahya Ernawan, didampingi jajaran Subid TI serta staf yang menangani ETPD.
Secara luring, Pemerintah Kota Samarinda diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bapak Marnabas, yang hadir langsung di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur. Agenda tahun ini mengangkat tema "Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional" sebagai langkah konkret menindaklanjuti amanat Rakornas P2DD.
Arahan Strategis Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia menekankan pentingnya kebijakan yang berfokus pada pelayanan cepat, berdampak langsung bagi masyarakat, serta terciptanya pemerintahan yang bersih dan adil.
Substansi dan Penajaman Kebijakan
Forum ini juga menjadi ajang dialog strategis untuk menyelaraskan prioritas nasional dan daerah. Beberapa substansi utama yang dibahas meliputi evaluasi kinerja Championship TP2DD 2025 serta penajaman pemahaman terhadap indikator penilaian indeks ETPD guna memperkuat kolaborasi antara Pemda, Bank RKUD, dan penyedia jasa sistem pembayaran.
Tindak Lanjut Daerah
Sebagai langkah konkret, Bapenda Kota Samarinda berkomitmen untuk meningkatkan efektivitas monitoring serta kolaborasi sinergis dalam penyediaan pelayanan publik yang lebih baik dan cepat. Penguatan peran koordinatif antara Satgas Pusat dan TP2DD daerah menjadi kunci utama dalam mendorong kemandirian daerah melalui transformasi digital yang inklusif.
Melalui partisipasi aktif ini, diharapkan setiap arahan pusat dapat segera diimplementasikan dalam sistem pengelolaan pendapatan daerah demi mewujudkan ekosistem keuangan digital yang kokoh di Kota Samarinda.

